EBOOK DOWNLOAD

Cacing Pita Pemakan Otak Manusia

Posted on: 22 Desember 2009

cacing pitaHilang keseimbangan, pusing-pusing, sulit menelan dan tubuh mati rasa, sering didiagnosa sebagai tumor otak. Namun, sebenarnya bisa saja itu terjadi bukan karena tumor otak, namun gejala cysticercosis. Dan tahukah anda penyebabnya? Penyebabnya adalah cacing pita yang menggerogoti dan memakan otak manusia…. !!!

Gejala awal yang dikeluhkan pasien itu memang mirip dengan gejala tumor otak atau stroke. Bahkan ketika dilakukan scan MRI, pertumbuhan tidak normal di otak terlihat seperti pertumbuhan tumor.

Namun, ketika Dr. Peter Nakaji, ahli bedah dari The Barrow Neurological Institute mengoperasi seorang pasiennya dengan kelainan tersebut, ia merasa kaget karena menemukan sesuatu yang aneh pada otak pasiennya.

Cacing yang ada dalam otak tersebut bisa menyebabkan kemunduran otak dengan sangat cepat. Cacing parasit yang masuk ke dalam otak itu adalah cacing Taenia Solium yang hidup pada jaringan hewan babi. Orang yang terinfeksi cacing parasit ini, bukan berarti orang tersebut jorok, tetapi mungkin saja berasal dari makanan yang mengandung cacing parasit tersebut.

Kasus cacing parasit pada otak manusia ini semakin meningkat di Amerika Serikat. Lebih dari 20 persen ahli saraf di California pernah mendapatkan kasus ini. Cacing parasit yang dikenal dengan cysticercosis ini berasal dari usus babi dan bisa masuk ke dalam tubuh manusia serta berkembang di organ usus atau otak.

Jika seseorang makan larva cacing yang terdapat dalam daging, maka larva itu akan berujung di usus dan berkembang seperti Alien. Seekor cacing bisa menghasilkan 50.000 telur setiap harinya! Tapi jika daging itu tercemar oleh telur dari kotoran babi, dan dimasak dengan panas yang tidak sempurna, maka itulah yang memicu tumbuhnya cacing di otak.

Berbeda dengan larva, telur cacing lebih mungkin untuk melewati aliran darah. Dari sana, telur bisa menjalar ke seluruh bagian tubuh, termasuk otot permukaan bawah kulit dan otak.

Menurut Kuhn, cycticercosis adalah masalah besar di beberapa negara di Amerika Latin dan Mexico karena kebiasaan orang-orang di sana yang mengkonsumsi daging babi setengah matang. Penyakit ini bisa menular jika orang yang terinfeksi mempunyai kebiasaan buruk seperti jarang mencuci tangan.

Telur-telur cacing Taenia Solium bisa bertahan hidup di formaldehid, bahan yang keras dan berbahaya sekalipun. Bisa dibayangkan jika ia hidup di jaringan yang tidak berbahaya seperti organ tubuh manusia, jika dibiarkan terus, ia bisa menghabisi organ-organ dalam tubuh manusia.

Untuk beberapa kasus, operasi pengangkatan cacing dalam tubuh tidak diperlukan karena cukup dengan obat, cacing tersebut bisa mati. Namun, jika cacing tersebut sudah memasuki daerah percabangan pada otak, maka tidak ada lagi langkah yang bisa dilakukan selain operasi, karena jika dibiarkan, resiko kematian pun bisa menghampiri.

Yup, mudah-mudahan kita dijauhkan dari segala macam penyakit, Amin!🙂

(sumber : detikcom)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Arsip Tulisan

Cari Uang Disini Tempatnya !

Ebook Kamasutra ebook kamasutra

Obat Herbal Berbagai Penyakit obat herbal
Solusi Verifikasi PayPal Dengan VCC Indonesiawww.kutukutubuku.com

RSS Related Websites

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
%d blogger menyukai ini: