EBOOK DOWNLOAD

11 Kesalahan wanita dalam menjalin hubungan

Posted on: 24 Desember 2009

suami istriDilihat dari judulnya aja, ni artikel khusus buat para wanita🙂, tapi buat kaum adam juga ngga ada salahnya kok baca ni artikel, sekalian nambah pengetahuan.

Artikel ini seperti biasa dikutip dari majalah perkawinan dan keluarga, majalah favorit keluarga saya🙂.

Suami istri yang baik dan mengerti keinginan pasangannya, pasti akan berbuat yang terbaik. Untuk membuat suatu hubungan yang berjalan lancar, merupakan tanggung jawab bersama. Tugas ini membutuhkan kerja keras, karena pria dan wanita pada dasarnya menjalankan hubungan tersebut dengan caranya masing-masing.

Namun, laki-laki tentu menyadari bahwa wanita cenderung sulit ditebak, karena wanita kadang-kadang melakukan sesuatu by the book, tapi di lain waktu kadang-kadang bertindak irrasional. Hal ini seringkali membingungkan para pria, apalagi pria cenderung mengikuti naluri dalam menjalankan hubungan tersebut.

Agar anda bisa menjadi partner yang lebih baik, dan mengupayakan hubungan yang lebih santai, coba ingat-ingat apakah anda pernah melakukan hal-hal di bawah ini selama menjalin hubungan dengan pasangan hidup anda?

  • Bersikeras bahwa buku-buku tentang relationship harus dipatuhi karena anda menyetujui semua isinya.
  • Membesar-besarkan kesalahan yang sebenarnya tidak prinsip.
  • Menetapkan tanggal atau hari dimana anda akan mulai memperbaiki hubungan.
  • Malu dengan bentuk tubuh anda.
  • Mengutip nasihat dari seorang tokoh yang dianggapnya tidak kompeten. Lagipula seringkali itu tidak bisa diterapkan dalam hubungan anda, karena mungkin kondisinya berbeda.
  • Menyamakan saat-saat anda harus berpisah dengan ketidakpuasan.
  • Tidak berterus terang soal belanja.
  • Dengan sengaja atau tidak menyebutkan detail paling intim mengenai hubungan anda kepada orang lain.
  • Terus-menerus membandingkan hubungan anda dengan teman-teman, keluarga, bahkan selebriti, dan sebagainya. Anda dan si dia adalah individu yang berbeda, sehingga tidak dapat disamakan dengan mereka.
  • Mengatasnamakan teman saat anda sebenarnya ingin mengatakan “menurutku……” Bila anda ingin meminta atau mempunyai pendapat tentang sesuatu, katakan saja terus terang.
  • Meminta teman atau keluarga untuk menjadi mediator saat terjadi pertengkaran di antara anda. Kehadiran orang dekat anda hanya akan membuat pasangan merasa dipojokkan, bukan dibantu.

Dengan cara menerima plus minus pasangan hidup kita, maka akan memudahkan kita untuk membentuk keluarga yang utuh, sakinah, mawaddah, warahmah. Tanpa ada usaha untuk saling memahami pribadi pasangan hidup kita, sulit bagi kita untuk bahagia. Jadi, renungkan, pahami, dan amalkan beberapa hal tersebut di atas. Guru yang terbaik adalah pengalaman selama yang kita alami.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Arsip Tulisan

Cari Uang Disini Tempatnya !

Ebook Kamasutra ebook kamasutra

Obat Herbal Berbagai Penyakit obat herbal
Solusi Verifikasi PayPal Dengan VCC Indonesiawww.kutukutubuku.com

RSS Related Websites

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
%d blogger menyukai ini: