EBOOK DOWNLOAD

Sengketa Indonesia-Malaysia

Posted on: 7 September 2010

Kalo ngomongin berita yang lagi trend, sekarang ini pasti tidak ada lagi jawaban selain sengketa antara Indonesia dan negara tempat Upin dan Ipin berasal yaitu Malaysia. Dua negara serumpun ini berkali-kali terlibat sengketa yang mana pokok permasalahannya adalah sengketa perbatasan. Emang bukan itu saja sih, misalnya kaya kasusnya Manohara dan penyiksaan TKI, banyak sekali tindakan-tindakan dari penghuni negara tetangga tersebut yang menyakiti perasaan kebangsaan rakyat Indonesia, termasuk saya tentunya.

Kalo udah ngomongin masalah perbatasan ato masalah perebutan tanah, memang perseteruan atau perkelahian bukan lagi menjadi suatu hal yang aneh. Banyak kasus terjadi saling bunuh antar saudara karena perebutan tanah atau waria….. eh… warisan maksud saya😀. Mungkin kita bisa melihat kasus yang terjadi di Timur Tengah antara Palestina dan Israel, kebanyakan orang memandang bahwa pokok permasalahan pemicu perang tersebut adalah isu agama. Namun, kalo saya pribadi punya pandangan lain, menurut saya inti permasalahannya adalah perebutan lahan (maaf ah kalo sok tahu ;D).

Balik lagi ah ke masalah Indonesia-Malaysia. Perseteruan antara kedua negara ini tidak hanya terjadi di dunia nyata tempat kita menghirup udara segar dari Allah Swt, di dunia maya pun “perang” ini berlangsung, bahkan lebih dahsyat dari dunia nyata (lagi-lagi sok tahu….. :D)

Lalu sekarang bagaimana?

Presiden RI Bapak Susilo Bambang Yudhoyono dalam pidatonya kemarin yang kesimpulannya bahwa pemerintah memilih jalan diplomasi untuk menyelesaikan masalah sengketa ini, menurut saya mengambil langkah yang tepat. Bukankah agama juga mengajarkan menyelesaikan permasalahan dengan jalan musyawarah? Namun, namanya juga pemimpin, selalu aja ada pro dan kontra😀 (nasib kalo jadi pimpinan😀, begini dikritik, begitu dikritik, lebih baik jadi rakyat, ngga makan kritik, tapi makan kripik xixixi……).

Malaysia mempermasalahkan demo yang terjadi di Indonesia yang memang terlihat anarkis dengan membakar bendera negara tersebut. Namun, untuk masalah ini saya sangat suka dengan pernyataan Rossy dalam program talkshow yang ditayangkan semalam yang isinya kurang lebih begini : ” jangan samakan Indonesia dengan Malaysia dan jangan ajarkan demokrasi kepada kami, karena dalam urusan demokrasi, kami lebih matang daripada anda”. Memang negara ini adalah negara demokrasi yang memberikan hak kepada warga negara untuk menyampaikan aspirasinya, apalagi ini menyangkut harga diri bangsa Indonesia. Namun, di sisi lain, memang alangkah lebih baiknya apabila demonstrasi yang dilakukan tidak menunjukkan sikap anarkis, tetapi lebih menunjukkan sikap bahwa bangsa ini adalah bangsa yang memiliki nilai etika yang tinggi.

Menurut kabar terakhir yang saya baca, bahwa saat ini kedua pihak telah berhasil menghasilkan dua kesepakatan yaitu pertama mempercepat penyelesaian sengketa perbatasan laut dan kedua sepakat untuk menerapkan SOP (standar Operating Procedure) dan aturan penyelesaian bagi petugas di lapangan. Dua kesepakatan teknis ini dimaksudkan untuk mencegah terulangnya insiden penangkapan tiga petugas DKP oleh polisi Malaysia pada 13 Agustus yang lalu.

Yah, akhir kata sih saya sebagai rakyat jelata hanya berharap semoga masalahnya cepat selesai, toh yang kasian kan rakyat Indonesia juga yang ada disana yang lagi mencari nafkah untuk keluarganya. Mungkin dengan keadaan ini mereka menjadi was-was dan merasa tertekan.

Udah ah…… mau bikin ketupat buat lebaran dulu😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Arsip Tulisan

Cari Uang Disini Tempatnya !

Ebook Kamasutra ebook kamasutra

Obat Herbal Berbagai Penyakit obat herbal
Solusi Verifikasi PayPal Dengan VCC Indonesiawww.kutukutubuku.com

RSS Related Websites

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
%d blogger menyukai ini: