Hati-hati dengan Kayu Putih dan Telon Oplosan

Ada-ada aja ulah orang Indonesia, kemarin saya lihat di berita televisi ternyata ada minyak kayu putih dan minyak telon yang dioplos. Bahan oplosan yang digunakan yaitu oli, minyak goreng, dan minyak tanah.

Mungkin pelaku yang kemarin telah ditangkap tersebut hanya segelintir dari oknum-oknum yang gemar memalsukan produk-produk asli dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan pribadi tanpa memperdulikan keselamatan orang lain.

Sering sekali kita dengar adanya produk kosmetik palsu dengan mendompleng merek terkenal. Selain merugikan bagi konsumen, juga merugikan bagi produsen asli tentunya.

Yang bisa kita lakukan selaku orang tua adalah senantiasa berhati-hati dalam memilih produk terutama untuk anak-anak kita, jangan sampai tergiur oleh produk yang harganya miring tetapi bisa membahayakan bagi keluarga khususnya anak-anak kita.

Lanjutan Azoospermia

Tulisan ini merupakan lanjutan dari tulisan sebelumnya tentang penyebab mandul pada pria yang disebabkan oleh keadaan azoospermia.

Seperti dikatakan sebelumnya bahwa penderita azoospermia, mereka bisa ejakulasi, namun dalam cairan yang keluar saat ejakulasi tersebut tidak terkandung sel sperma tetapi yang keluar tersebut hanyalah cairan semen. Nah, apakah penderita azoospermia bisa mempunyai keturunan?

Untuk mengetahui lebih dalam tentang azoospermia, tidak ada salahnya bila kita menelusuri dari mana membentuk sel-sel sperma. Kemudian, sel-sel sperma itu disimpan dan dimatangkan di anak buah zakar sampai dibutuhkan, yakni saat persetubuhan.

Di atas testis, ada sebuah kelenjar, yakni vesikula seminalis, yang menghasilkan cairan semen. Waktu terjadi persetubuhan, sperma akan keluar melalui pembuluh penyalur mani, lalu berkumpul di daerah prostate untuk kemudian keluar bersama-sama cairan semen waktu ejakulasi.

Namun, apabila terjadi infeksi di bagian anak buah zakar, maka sperma tidak bisa keluar walaupun cairan semennya tetap keluar. Ini berarti, laki-laki yang azoospermia sama sekali tidak bisa membuahi dengan persetubuhan biasa.

Nah, permasalahannya sekarang bagaimana jika pasangan yang suaminya mengalami azoospermia tersebut ingin mempunyai keturunan? Satu-satunya cara untuk menemukan jalan keluar dari permasalahan tersebut adalah dengan melakukan pengecekan apa yang menjadi penyebab azoospermia tersebut. Salah satu jalan keluar yang bisa dilakukan adalah dengan teknologi bayi tabung. Prosesnya, sperma diambil dari anak buah zakar, sel sperma yang hidup kemudian ditembakkan ke dalam satu sel telur milik sang istri untuk kemudian dikembangbiakkan di cawan petri. Setelah itu, barulah hasil pengembangbiakan tersebut ditanam ke dalam rahim istri.

Teknologi bayi tabung tersebut tidak menjamin 100 persen akan terjadi kehamilan, namun setidaknya manusia hanya berikhtiar karena Tuhan-lah yang menentukan segalanya. Selain itu, biaya untuk mencoba teknologi bayi tabung tersebut tidaklah sedikit.